• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnaistik
  • Pedoman MediaSiber
  • Kontak Iklan
Jumat, April 17, 2026
FORKOT
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Politik
  • Viral
  • Opini
  • News
  • Daerah
  • Politik
  • Viral
  • Opini
No Result
View All Result
FORKOT
Home News Daerah

Kepemimpinan Kolaboratif Lintas Generasi Di Tubuh PBMA Mendatang Penting di Pertimbangkan

Rida by Rida
April 12, 2026
in Daerah, News
Kepemimpinan Kolaboratif Lintas Generasi Di Tubuh PBMA Mendatang Penting di Pertimbangkan

Forkot, Serang – Ketua DPW Generasi Muda Mathla’ul Anwar (GEMA MA) Provinsi DKI Jakarta, Nana Sumarna, menilai pentingnya kepemimpinan kolaboratif lintas generasi dalam struktur Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) mendatang. Hal itu disampaikannya di tengah pelaksanaan Muktamar XXI PBMA di Kota Serang, (11/4).

Menurut Nana, pola kolaborasi lintas generasi dapat menjadi ajang transfer pengalaman dan nilai. Generasi tua, yang umumnya memiliki kedalaman ilmu agama (tafaqquh fiddin) serta pengalaman organisasi, dapat berperan sebagai mentor atau penasihat untuk menjaga prinsip, visi, dan keutuhan ormas.

“Sedangkan generasi muda dapat menerapkan pola kolaborasi di bidang inovasi dan dakwah digital. Mereka membawa energi baru, kreativitas, dan literasi teknologi digital. Mereka menjadi ujung tombak dalam dakwah modern, pengelolaan media sosial, dan menyasar generasi milenial dan Gen Z,” jelas Nana.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas generasi juga merupakan bagian dari strategi sinergi kebijakan. Hal itu memungkinkan PBMA memiliki kebijakan yang tetap berakar pada nilai tradisional namun adaptif terhadap perkembangan zaman.

Namun, Nana mengingatkan adanya tantangan dalam kepemimpinan PBMA mendatang, terutama jika frekuensi kepengurusan belum terbentuk. “Kolaborasi yang belum optimal sering kali masih bersifat seremonial,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya seluruh sumber daya organisasi memahami makna kolaborasi, tidak sekadar slogan. “Kolaborasi lintas generasi harus dikondisikan dari tingkat seremonial menjadi substantif. Di mana generasi muda diberikan ruang pengambilan keputusan yang lebih besar dengan pengawasan dan keteladanan dari generasi tua,” pungkas Nana. (Red)

Views: 30
Baca Juga  Gema Mathla’ul Anwar Pandeglang Protes Tak Diundang dalam Kick Off HSN 2025
Tags: Gema Mathlaul Anwar
Previous Post

IWO Indonesia Banten Apresiasi Kinerja Polres Serang Kota

Next Post

Demokrasi Kampus Disorot, Mahasiswa UNMA Banten Desak Evaluasi Kinerja Wakil Rektor III

Rida

Rida

Next Post
Demokrasi Kampus Disorot, Mahasiswa UNMA Banten Desak Evaluasi Kinerja Wakil Rektor III

Demokrasi Kampus Disorot, Mahasiswa UNMA Banten Desak Evaluasi Kinerja Wakil Rektor III

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnaistik
  • Pedoman MediaSiber
  • Kontak Iklan

Copyright Forkot.com © 2023

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Banten
    • Aceh
    • Lampung
    • Peristiwa
  • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Viral
    • Budaya
    • Kuliner
    • Info Kesehatan
    • Wisata
  • Teknologi
    • Info Forkot
  • Artikel
  • Opini
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber

Copyright Forkot.com © 2023