Forkot, Serang – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang melaksanakan kegiatan Kerja Praktek (KP) di Lingkungan Pusat Layanan Teknologi Informasi (LPTI) UNPAM Serang dengan mengembangkan sistem informasi monitoring suhu dan kelembapan ruang server berbasis Internet of Things (IoT).
Kegiatan Kerja Praktek ini dilaksanakan sebagai bagian dari penerapan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja nyata. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan observasi terhadap kondisi ruang server serta menganalisis kebutuhan sistem yang dapat membantu proses monitoring lingkungan server secara lebih efektif dan efisien.
Penelitian yang dilakukan mengangkat judul “Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Suhu dan Kelembapan Ruang Server Berbasis Internet of Things (IoT) (Studi Kasus: LPTI UNPAM Serang)”. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan sensor DHT11 untuk membaca data suhu dan kelembapan ruangan serta NodeMCU ESP8266 sebagai perangkat pengolah dan pengirim data melalui jaringan internet.
Data yang diperoleh dari sensor kemudian ditampilkan secara real-time melalui aplikasi Blynk pada perangkat smartphone. Dengan adanya sistem tersebut, kondisi ruang server dapat dipantau kapan saja dan di mana saja tanpa harus melakukan pengecekan langsung ke lokasi server.
Selama proses pengembangan, mahasiswa melakukan beberapa tahapan mulai dari analisis kebutuhan sistem, perancangan arsitektur sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, hingga pengujian sistem. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa data suhu dan kelembapan dapat ditampilkan dengan baik pada aplikasi monitoring serta memastikan koneksi antara perangkat IoT dan platform monitoring berjalan dengan stabil.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil melakukan monitoring suhu dan kelembapan ruang server secara real-time. Selain itu, diperoleh temuan bahwa sensor DHT11 memiliki karakteristik respons yang berbeda terhadap perubahan suhu. Pada kondisi penurunan suhu akibat pendinginan ruangan, sensor membutuhkan waktu adaptasi sebelum mencapai suhu yang stabil, sedangkan pada kondisi kenaikan suhu sensor mampu memberikan respons yang lebih cepat.
Melalui kegiatan Kerja Praktek ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam penerapan teknologi Internet of Things, tetapi juga memahami pentingnya peran sistem informasi dalam mendukung pengelolaan infrastruktur teknologi informasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas monitoring kondisi ruang server serta menjadi referensi bagi pengembangan sistem monitoring berbasis IoT di masa mendatang.
Kegiatan Kerja Praktek ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat bagi lingkungan kampus serta mendukung transformasi digital di bidang teknologi informasi.
Artikel : Wahyu Khoirur Rizal

