Forkot, Pandeglang – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A) kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, yang dilaksanakan oleh Dinas UPTD PPA Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Pandeglang lokasi aula PLKB, Selasa (16/9).
Acara tersebut dibuka oleh.Kepala dinas DP2KBP3A, Gimas Rahadyan S.STP, M.M.
“Kami mengajak semua masyarakat untuk mensukseskan gerakan anak mengaji dan menjaga keluarga kita masing-masing serta membutuhkan dukungan dari semua elemen masyarakat dalam mencegah kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.
Selain acara tersebut dihadiri Kepala dinas DP2KBP3A Gimas Rahadyan hadir pula Kepala kecamatan, Kapolsek, Danramil, PGRI, Menes, PPA Polres Pandeglang, Anggota DPRD Provinsi Banten Rika kartikasari M. Psi, dari partai Nasdem dan sekaligus psikologi serta di wakili masing-masing organisasi dan lembaga.
Gimas juga menyampaikan bahwa kegiatan ini, tujuannya untuk melindungi perempuan dan anak, serta memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya,
“Dengan memberikan perhatian yang konsisten dan sistematis yang ditujukan untuk mencapai kesetaraan gender seperti, berkurangnya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, meningkatnya kualitas penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta berkurangnya kasus kekerasan terhadap anak,serta Meningkatnya kualitas layanan perlindungan khusus kepada anak,” cetus Gimas.
Psikolog Rumah RIKA mengatakan bahwa dampak psikologis dari kekerasan seksual pada perempuan dan anak ini dapat berdampak buruk terhadap korban.
“Seperti traumatik, reaksi fisik, keinginan bunuh diri dan berbagai reaksi negatif lainnya, yang perlu butuh waktu yang lama untuk memulihkan si korban tersebut,” Lanjut Rika.
Dalam hal penyembuhan, kekerasan terhadap perempuan baik secara verbal, seksual, maupun fisik menurutnya tidak semudah menyembuhkan luka akibat fisik seperti cedera.
“Bukan hanya fisik, tapi kehidupan psikologisnya juga menjadi taruhan Dinas DPKB3A Kabupaten Pandeglang,” tegas Rika.
Sumber : Secondnews Update

