
Forkot, Pandeglang – Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten, sedang menyiapkan kawasan industri baru di lima kecamatan. Tujuannya untuk membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru, menyerap ribuan tenaga kerja, serta memajukan wilayah selatan yang selama ini tertinggal dibandingkan Banten bagian utara seperti Tangerang (18/7).
Kawasan industri seluas 1.190 hektare ini tersebar di Kecamatan Bojong, Cibitung, Sukaresmi, Pagelaran, dan Cikeusik, serta terhubung langsung dengan akses Jalan Tol Serang-Panimbang. Pengembangannya juga diharapkan dapat mendukung berjalannya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.
“Tujuan kami agar kawasan ini menjadi pusat ekonomi baru, mengurangi warga yang pergi bekerja ke luar daerah, dan mempercepat pengentasan kemiskinan,” ujar Tedy Fauzi, Analis Kebijakan Penanaman Modal DPMPTSP Pandeglang.
Dasar hukumnya adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. Pemerintah memprioritaskan investasi dari dalam maupun luar negeri yang bergerak di bidang ramah lingkungan, serta mengolah kekayaan alam setempat secara langsung.
Ada 18 jenis usaha potensial yang akan dikembangkan, antara lain penyimpanan ikan beku, pengolahan udang, pengalengan ikan, hingga makanan dan minuman berbahan dasar hasil pertanian serta perkebunan lokal. Selain itu, pemerintah juga melengkapi fasilitas seperti listrik, air bersih, jaringan internet, serta mempersiapkan tenaga kerja yang terampil.
Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan pemerintah pusat dan provinsi, serta telah menggelar temu bisnis di Tangerang untuk menarik minat investor. Diharapkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, kawasan ini sudah berjalan dan membawa kesejahteraan bagi warga Pandeglang. (Red)













