• Latest
Muhammad Furqan: Menghargai Keberagaman, Kini dan Nanti

Muhammad Furqan: Menghargai Keberagaman, Kini dan Nanti

26 April 2024
Penyerahan santunan Jaminan Kematian dilakukan langsung oleh Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pidie kepada ahli waris, Kamis (4/11/2026). — Foto: Dokumen BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp84 Juta untuk Dua Keluarga Pekerja RSUD Pidie

4 November 2026
Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan menegaskan larangan penggunaan rokok elektrik bagi seluruh personel di lingkungan Polda Banten. — Foto: Dokumen Forkot

Polda Banten Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

3 November 2026
Fenomena hujan es turun di Kabupaten Lampung Barat, Minggu (1/11/). Butiran es sebesar kelereng turun selama 10–15 menit bersamaan hujan deras. — Foto : Tangkapan Layar / Dokumen Istimewa

Hujan Es Turun di Lampung Barat, BMKG Jelaskan Penyebabnya

3 November 2026
Arsiti, Mahasiswa Administrasi Negara kampus Unpam Serang (Foto:Arsiti)

Fenomena Pengangguran Dikalangan Anak Muda dan Tantangan Pemerintah dalam Menciptakan Lapangan Kerja

3 November 2026
Acara Raker dan Diklat Media Nasionalnews.id, (Foto : Istimewa)

Media Online Nasionalnews.id Gelar Raker 2026 di Pandeglang

2 November 2026
Mahasiswa Serang (Foto : Istimewa)

Mahasiswa Serang Desak PT PLN Indonesia Power Lakukan Evaluasi Terhadap PT Damar Semesta Indonesia

2 November 2026
Mahasiswa Unpam Serang, Prodi Administrasi Negara S-1 (Foto: Desyana Adelia Sari)

Apakah Lampu Merah di Kota Serang Sudah Efektif bagi Masyarakat?

2 November 2026
Polda Banten Amankan 14 Orang Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Polda Banten Amankan 14 Orang Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

2 November 2026
Pria ditangkap polisi di Pringsewu Lampung, (Dok:Istimewa)

Pemuda Berusia 24 Tahun Bacok Ayah Kandung di Pringsewu Lampung

1 November 2026
Gedung pendopo pemerintah kabupaten Pandeglang, (Foto : Redaksi)

Pemkab Pandeglang Minta OPD Prioritaskan Infrastruktur dalam Anggaran 2027

1 November 2026
Ormas BPPK Banten, Foto : Istimewa

Ormas BPPKB Banten Kecewa, Audiensi dengan PT Joymax Tak Dihadiri Pimpinan Perusahaan

31 Oktober 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnaistik
  • Pedoman MediaSiber
  • Kontak Iklan
Kamis, November 5, 2026
  • Login
Kabar untuk semua
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Viral
  • Opini
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Viral
  • Opini
No Result
View All Result
Kabar untuk semua
No Result
View All Result
Home Opini

Muhammad Furqan: Menghargai Keberagaman, Kini dan Nanti

Ahmad Muchtarom by Ahmad Muchtarom
Jumat, 26 April 2024 22:04
in Opini
0
Muhammad Furqan: Menghargai Keberagaman, Kini dan Nanti

Forkot, Opini – Sebuah bangsa terbentuk apabila dalam kelompok manusia itu terdapat nilai-nilai yang sama dan berkeinginan kuat untuk hidup bersama. Nilai-nilai yang sama ini dapat benar-benar sama, dapat pula berakar dari sebuah kebudayaan yang lebih kurang sama, dapat pula berupa aspirasi untuk bersatu, dengan dilandasi realita bahwa dalam kesamaan dan kebersamaan itu pada hakikatnya terdapat berbagai perbedaan.

Hal itulah yang menjadi salah satu alasan ditetapkan sebuah azas yang dianut oleh suatu bangsa. Penetapan suatu azas yang akan dianut tentu saja berdasarkan kesepakatan bersama antarkomponen penting dalam bangsa tersebut.

Penetapan untuk memilih suatu azas disesuaikan dengan realitas dalam bangsa itu sendiri. Realitas suatu bangsa yang menunjukkan adanya kondisi keanekaragaman budaya, mengarahkan pada pilihan untuk menganut asas multikulturalisme.

Dalam asas multikulturalisme ada kesadaran bahwa bangsa itu tidak tunggal, tetapi terdiri atas sekian banyak komponen yang berbeda.

Multikluturalisme menekankan prinsip tidak ada kebudayaan yang tinggi dan tidak ada kebudayaan yang rendah di antara keragaman budaya tersebut. Semua kebudayaan pada prinsipnya sama-sama ada dan karena itu harus diperlakukan dalam konteks duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi.

Teori Toleransi menurut Azyumardi Azra merupakan salah satu kebajikan fundamental demokrasi, namun ia memiliki kekuatan ambivalen yang termanivestasi dalam dua bentuk; bentuk solid dan bentuk demokratis.

Menjadi toleran adalah membiarkan atau membolehkan orang lain menjadi diri mereka sendiri, menghargai orang lain, dengan menghargai asal-usul dan latar belakang mereka. Toleransi mengundang dialog untuk mengkomunikasikan adanya saling pengakuan.

Hakikat toleransi pada intinya adalah usaha kebaikan, khususnya pada kemajemukan agama yang memiliki tujuan luhur yaitu tercapainya kerukunan, baik intern agama maupun antar agama.

Baca Juga  Maju di Bursa Pileg 2024, Lugi Jati Lugina Siap Perjuangkan Masyarakat Kecil

Keberagaman merupakan suatu kondisi di mana dalam suatu daerah terdapat bermacam-macam perbedaan yang dimiliki oleh setiap individu di tengah-tengah kehidupannya dalam bermasyarakat. Keragaman yang ada dalam masyarakat akan menjadi sebuah kekuatan integrasi bangsa.

Indonesia memiliki beragam agama dan aliran kepercayaan yang dianut oleh masyarakatnya. Kebebasan beragama di Indonesia sudah tertulis pada pasal 29 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, di mana dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa negara sudah menjamin kemerdekaan masing-masing penduduk dalam hal memeluk agama yang masyarakat yakini dan beribadah sesuai dengan kepercayaan agamanya.

Namun, pada kenyataannya tidak bisa kita pungkiri bahwa keberagaman agama menjadi tantangan yang harus diatasi dengan baik. Jika tidak, hal ini akan menjadi ancaman yang serius yang mampu berpotensi menimbulkan konflik sosial yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh karena itu, perlu diadakannya sebuah upaya-upaya pencegahan agar tidak timbul perilaku atau tindakan yang dapat memicu timbulnya konflik yang besar di kalangan umat beragama. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membangun sikap toleransi antar umat beragama.

Toleransi adalah suatu sikap dan sebuah tindakan seseorang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, keyakinan, pandangan hidup yang berbeda dengan dirinya. Di mana toleransi adalah sebuah sikap penerimaan setiap perbedaan yang ada dalam diri masyarakat.

Toleransi, tidak cukup hanya sebagai sebuah sikap saja, melainkan adalah dengan suatu kesadaran dari suatu cara berpikir yang terletak pada kemauan untuk saling menerima dan menghargai perbedaan yang ada.

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai keberagaman seperti halnya keberagaman agama dan budaya. Indonesia sendiri memiliki enam agama yang sah antara lain ialah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Keberagaman agama tersebut menjadi salah satu sentral khusus bagi masyarakat.

Baca Juga  Gejolak Awal Tahun di Pandeglang Menggambarkan Krisis Tata Kelola dan Akuntabilitas Pemerintahan

Indonesia memiliki beragam agama yang dianut oleh penduduknya, dan mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam. Hak dan kewajiban masyarakat dalam memeluk agama adalah hak setiap individu dalam meyakini kepercayaan yang dianut. Kepercayaan akan kehadiran menjadi simbol-simbol agama-agama sebagai perantara.

Selain itu kepercayaan masyarakat Indonesia itu sangat beragam. Ragam agama di Indonesia haruslah saling memahami satu sama dengan yang lainnya, karena mereka bukan hanya hidup dengan satu keyakinan saja, dalam sisi lain masyarakat juga harus menjaga keharmonisan satu dengan yang lainnya.

Keanekaragaman perspektif suatu kondisi dimana beberapa anggota masyatakat sangat krisis terhadap beberapa prinsip atau nilai-nilai sentral kebudayaan yang berlaku dan berusaha untuk menyatakannya kembali disepanjang garis kelompok yang sesuai.

Gerakan-gerakan Feminis dan emansipasi perempuan merupakan perwakilan dari keanekaragaman perspektif. Kemudian isu-isu pembentukan masyarakat madani di Indonesia, termasuk ke dalamnya isu-isu pembentukan Negara Islam atau Negara Pancasila, mewakili Keanekaragaman Perspektif tersebut.

Dengan demikian, hal yang sangat utama dalam mempertahakan keberagaman tersebut adalah, dengan merajut tali silahturahmi antar ras, suku hingga bangsa, sehingga terlahir sikap toleransi yang senantiasa berkembang dari dahulu, kini dan nanti.

Maka, dapat dipastikan terjaganya suatu ikatan dalam bingkai keberagaman sejatinya bukan hal yang mudah dengan menuruti setiap keinginan di setiap agama, namun tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat kita seimbangkan dengan rasa saling hormat-menghormati, karena sejatinya dalam setiap ajaran agama di muka bumi ini sudah tentu diajarkan saling menghormati.

Keberagaman yang dimaksud bukan hanya berbicara soal keterangan bahwa ia telah merajut tali kekeluargaan saja, namun lebih dari pada itu, memaknai keberagaman harus dilandaskan dengan sikap tenggang rasa, dalam berbagai literature seperti dalam Al-Qur’an dijelaskan dalam surat Al-Hujurat, diterangkan bahwasanya diciptakannya manusia dari seorang laki-laki dan perempuan, kemudian, kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal”.

Baca Juga  Birokrasi Banten di Titik Nadir: Andra Soni-Dimyati Harus Buktikan Mereka Bukan Boneka Oligarki

Oleh karena itu, implementasi yang sesungguhnya didapat ialah tidak lain dan tidak bukan untuk saling kenal mengenal, karena seperti kata pepatah “tak kenal maka tak sayang”, seperti inilah bentuk mengharagai keberagaman, bukan hanya kemarin, namun saat ini dan masa nanti.

 

Sumber : Rizki Maulizar

Editor : Ahmad Muchtarom

Views: 704
Tags: OPINI
Previous Post

Pemkab Pandeglang Duduk Bareng Dengan Pemprov Banten Sikapi Sampah di Teluk

Next Post

Peringati HKBN 2024, Desa Caringin Gelar Simulasi Evakuasi Bencana Gempa dan Tsunami

Ahmad Muchtarom

Ahmad Muchtarom

Next Post
Peringati HKBN 2024, Desa Caringin Gelar Simulasi Evakuasi Bencana Gempa dan Tsunami

Peringati HKBN 2024, Desa Caringin Gelar Simulasi Evakuasi Bencana Gempa dan Tsunami

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejumlah kampus di Pandeglang dipanggil Polda Banten terkait dugaan penyimpangan dana program Kartu Indonesia Pintar periode 2021. — Foto: Redaksi Forkot

Sejumlah Kampus di Pandeglang Diduga Terindikasi Kasus Korupsi KIP

1 November 2026
Puluhan Bangunan Warga di Karangtanjung Alami Kerusakan Setelah Di Sapu Angin Puting Beliung

Puluhan Bangunan Warga di Karangtanjung Alami Kerusakan Setelah Di Sapu Angin Puting Beliung

26 Oktober 2023
Tak Terima Sepeserpun, Dana Siswa Penerima PIP di YTI Cilaja di Ambil Sepenuhnya Oleh Pihak Sekolah

Tak Terima Sepeserpun, Dana Siswa Penerima PIP di YTI Cilaja di Ambil Sepenuhnya Oleh Pihak Sekolah

21 Januari 2025
Ketua DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Siap Meramaikan Kontestasi Pilkada 2024

Ketua DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Siap Meramaikan Kontestasi Pilkada 2024

7 Maret 2024

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Penyerahan santunan Jaminan Kematian dilakukan langsung oleh Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pidie kepada ahli waris, Kamis (4/11/2026). — Foto: Dokumen BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp84 Juta untuk Dua Keluarga Pekerja RSUD Pidie

4 November 2026
Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan menegaskan larangan penggunaan rokok elektrik bagi seluruh personel di lingkungan Polda Banten. — Foto: Dokumen Forkot

Polda Banten Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

3 November 2026
Fenomena hujan es turun di Kabupaten Lampung Barat, Minggu (1/11/). Butiran es sebesar kelereng turun selama 10–15 menit bersamaan hujan deras. — Foto : Tangkapan Layar / Dokumen Istimewa

Hujan Es Turun di Lampung Barat, BMKG Jelaskan Penyebabnya

3 November 2026
Arsiti, Mahasiswa Administrasi Negara kampus Unpam Serang (Foto:Arsiti)

Fenomena Pengangguran Dikalangan Anak Muda dan Tantangan Pemerintah dalam Menciptakan Lapangan Kerja

3 November 2026

Recent News

Penyerahan santunan Jaminan Kematian dilakukan langsung oleh Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pidie kepada ahli waris, Kamis (4/11/2026). — Foto: Dokumen BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp84 Juta untuk Dua Keluarga Pekerja RSUD Pidie

4 November 2026
Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan menegaskan larangan penggunaan rokok elektrik bagi seluruh personel di lingkungan Polda Banten. — Foto: Dokumen Forkot

Polda Banten Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

3 November 2026
Fenomena hujan es turun di Kabupaten Lampung Barat, Minggu (1/11/). Butiran es sebesar kelereng turun selama 10–15 menit bersamaan hujan deras. — Foto : Tangkapan Layar / Dokumen Istimewa

Hujan Es Turun di Lampung Barat, BMKG Jelaskan Penyebabnya

3 November 2026
Arsiti, Mahasiswa Administrasi Negara kampus Unpam Serang (Foto:Arsiti)

Fenomena Pengangguran Dikalangan Anak Muda dan Tantangan Pemerintah dalam Menciptakan Lapangan Kerja

3 November 2026
Kabar untuk semua

PT AYOM MEDIA GROUP Pandeglang, Banten, Indonesia Copyright www.forkot.com ©2023

Halaman

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnaistik
  • Pedoman MediaSiber
  • Kontak Iklan

Ikuti Kami :

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Banten
  • Viral
  • Artikel
  • Opini
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Pedoman Media Siber

PT AYOM MEDIA GROUP Pandeglang, Banten, Indonesia Copyright www.forkot.com ©2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In