Frokot, Pandeglang – Pemerintah kabupaten Pandeglang menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Tahun 2027 dengan mengutamakan kepentingan masyarakat, bukan kegiatan seremonial. Arahan ini disampaikan saat menutup sosialisasi Surat Edaran Bupati yang digelar di Hotel Mutiara Carita, Sabtu (31/10).
Wakil bupati, Iing Andri mengingatkan bahwa kemampuan keuangan daerah masih terbatas. Karena itu, setiap rupiah yang direncanakan harus benar-benar bermanfaat langsung bagi warga.
“Kita harus semakin cermat dalam menetapkan prioritas. Anggaran harus diarahkan pada program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, mendukung pencapaian prioritas pembangunan daerah, serta memberikan manfaat nyata sesuai visi dan misi kepala daerah,” ujar Iing.
Ada lima bidang yang wajib mendapat perhatian utama dalam penyusunan anggaran tahun depan, yaitu percepatan pembangunan infrastruktur wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, serta pemberdayaan pondok pesantren. Seluruh OPD bersama Bappeda diminta menyelaraskan rencana agar tidak saling berjalan sendiri. Setiap program harus terarah, terukur, dan tepat sasaran.
Iing menegaskan dilarang mengutamakan kepentingan internal masing-masing instansi. Kerja sama antar-bagian sangat dibutuhkan agar tujuan pembangunan tercapai.
“Tidak boleh ada ego sektoral. Seluruh perangkat daerah harus memiliki satu pemahaman dan satu tujuan: kesejahteraan warga Pandeglang,” tegasnya.
Penyusunan RKA-SKPD ini menjadi tahapan penting sebelum rancangan anggaran dibahas bersama DPRD. Iing berharap arahan ini segera diterapkan, sehingga APBD 2027 tersusun rapi, tepat waktu, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. (Red)
Sumber : Radar Banten

























