Forkot, Opini — Penerangan Jalan Umum (PJU) adalah wajib dasar pemerintah. Di pusat kota Pandeglang, tempat yang seharusnya menjadi wajah utama kabupaten, lampu jalan justru banyak yang padam, berkedip, atau tidak ada sama sekali. Bukan di pelosok, melainkan di jalur utama yang dilewati ribuan orang setiap harinya. Pertanyaannya jujur: apakah pemerintah sudah hadir untuk memberikan rasa aman, atau warga masih harus takut setiap pulang malam?
Langkah yang Semestinya Dijaga
Tidak bisa dipungkiri, beberapa titik sudah dipasang lampu hemat energi. Saat menyala, jalan terlihat lebih baik dan suasana kota terasa lebih hidup. Bagi warga yang beraktivitas sore hingga malam, kehadiran lampu jalan yang terang sangat membantu — mengurangi kekhawatiran saat berjalan kaki, mengantar anak pulang belajar, atau sekadar menunggu kendaraan umum. Inilah yang seharusnya menjadi standar di setiap ruas jalan kota.
Namun, Harapan Belum Sepenuhnya Terwujud
Sayangnya, keteraturan itu belum merata. Banyak lampu yang sudah lama mati dan tak diperbaiki. Ada tiang yang kabelnya terurai, ada pula yang lampunya nyala-mati tak menentu. Di jalan utama pusat kota, kondisi gelap ini bukan sekadar tidak nyaman — berisiko menimbulkan kecelakaan, memudahkan pencurian, dan membuat warga enggan beraktivitas di luar rumah setelah maghrib. Keluhan sudah disampaikan berkali-kali, tetapi perbaikan terasa lambat.
Belum itu saja, pemeliharaan pun belum berjalan rutin. Lampu yang sudah tua tidak diganti, sehingga kerusakan berulang terus terjadi. Padahal, PJU bukan hiasan semata: ia bagian dari pelayanan publik yang menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh warga.
Menuju Kota yang Benar-Benar Terang
PJU yang baik tidak dinilai dari seberapa banyak lampu yang dipasang sekaligus, melainkan dari seberapa konsisten ia menyala setiap malam dan seberapa cepat rusak diperbaiki. Pemerintah perlu menyusun jadwal pemantauan rutin, menetapkan tanggung jawab yang jelas, dan membuka saluran pengaduan yang ditindaklanjuti dengan cepat. Anggaran pemeliharaan harus dipastikan tersedia dan digunakan tepat sasaran.
Pada akhirnya, kota yang maju bukan hanya soal bangunan megah atau jalan lebar, melainkan soal warganya merasa aman di mana pun berada. PJU yang menyala terang setiap malam adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli. Pandeglang berhak mendapatkan itu semua. (Red)
Opini : Rida
Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara S-1 Universitas Pamulang Kampus Serang

























