Forkot, Lebak — Seorang pria bernama Deni tertimbun tanah longsor saat menggali sumur sedalam sekitar 15 meter di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Kejadian berlangsung pada Minggu (11/10).
Saat sedang bekerja di dalam lubang sumur, dinding tanah di sekitarnya tiba-tiba runtuh dan menimbun tubuh korban. Segera setelah kejadian, tim pencarian dan pertolongan atau SAR gabungan turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa proses pengangkatan tanah dilakukan secara bertahap dengan sangat hati-hati. Dinding sumur juga diperkuat agar tidak terjadi longsoran susulan yang membahayakan petugas.
“Kami melanjutkan evakuasi korban tertimbun material longsor tanah hari kedua pada Senin (12/10),” ujar Al Amrad.
Hingga hari kedua, Senin (12/10), jenazah korban belum berhasil dievakuasi. Tim tetap berupaya semaksimal mungkin dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bekerja di lokasi. Kondisi tanah yang masih berpotensi longsor kembali menjadi tantangan utama dalam proses penyelamatan ini.
Masyarakat diimbau selalu berhati-hati saat melakukan penggalian lubang yang dalam. Pastikan dinding tanah diperkuat dan memeriksa kondisi tanah sebelum bekerja agar kejadian serupa tidak terulang. Perkembangan proses evakuasi akan terus disampaikan kepada keluarga korban dan masyarakat. (Red)


























