Forkot, Lampung — Sebanyak 56 titik panas atau hotspot terdeteksi di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Sebagian besar titik tersebut berada di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), tempat tinggal satwa dilindungi seperti gajah Sumatera dan harimau Sumatera.
Pemantauan dilakukan lewat satelit NASA-SNPP selama 24 jam, tepatnya pada Sabtu (17/10) 2026 mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB. BMKG menyatakan titik panas ini memiliki tingkat kepercayaan sedang, jadi belum bisa dipastikan semuanya adalah kebakaran yang aktif. Harus ada pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikannya.
Iqbal Arief, Prakirawan BMKG Stasiun Radin Inten Lampung, menyampaikan hal tersebut.
“Di Lampung Timur terdeteksi 56 titik panas dalam 24 jam terakhir. Kategori tingkat kepercayaannya sedang,” ujar Iqbal.
Jika benar terjadi kebakaran, dampaknya bisa mengkhawatirkan. Hutan yang terbakar berarti hilangnya tempat tinggal dan sumber makanan bagi satwa liar. Jalur pergerakan hewan pun bisa terputus. Namun sampai sekarang belum ada kepastian apakah semua titik itu benar-benar api baru atau bukan.
Karena itu, pihak berwenang perlu segera turun ke lokasi. Pengecekan lapangan sangat penting untuk mengetahui keadaan sebenarnya, terutama di area yang menjadi jalur lalu lintas dan tempat tinggal satwa. (Red)
Sumber : Kompas.com


























