Forkot, Serang — Kondisi Taman Kota Ciruas yang sebelumnya dinilai kumuh dan minim penerangan mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Serang. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemerintah kini merealisasikan pekerjaan Revitalisasi Taman Kota Ciruas Tahap 1.
Revitalisasi tersebut disambut baik warga Kecamatan Ciruas. Masyarakat berharap wajah baru taman tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga mengembalikan fungsi taman sebagai ruang publik yang nyaman dan dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Sirojudin, warga Kecamatan Ciruas, mengatakan kondisi taman sebelum dilakukan revitalisasi memang membuat masyarakat merasa kurang nyaman.
Menurutnya, taman yang semestinya menjadi ruang terbuka untuk masyarakat justru terlihat kurang terawat dan minim penerangan.
“Kami menyambut baik revitalisasi taman ini. Sebelumnya kondisinya terlihat kumuh dan penerangannya minim,” kata Sirojudin yang akrab di sapa Bang Bonar.
Ia berharap setelah revitalisasi selesai, Taman Kota Ciruas dapat kembali menjadi tempat yang ramai dengan aktivitas positif masyarakat.
Bukan Sekadar Mempercantik Taman
Hal senada disampaikan warga lainnya, Hendi. Ia menilai keberadaan Taman Kota Ciruas atau yang selama ini dikenal masyarakat sebagai alun-alun memiliki arti penting bagi warga Ciruas.
Pasalnya, kawasan tersebut sebelumnya kerap digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), kegiatan Agustusan hingga kegiatan sosial masyarakat lainnya.
Namun, kondisi taman yang semakin tidak terawat membuat aktivitas masyarakat di lokasi tersebut ikut berkurang.
“Dulu taman atau alun-alun ini sering digunakan untuk kegiatan masyarakat, seperti PHBI, Agustusan dan kegiatan lainnya. Tetapi karena kondisinya kumuh dan tidak terawat, sekarang sudah tidak lagi digunakan seperti dulu,” ujar Hendi biasa di sapa Gepeng.
Hendi berharap revitalisasi ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali Taman Kota Ciruas sebagai ruang publik.
Ia juga berharap setelah diperbaiki, taman tersebut dapat dirawat secara berkelanjutan sehingga tidak kembali terbengkalai.
“Harapannya setelah selesai, taman ini bisa kembali digunakan masyarakat untuk kegiatan-kegiatan positif,” katanya.
Mewakili masyarakat Ciruas, Hendi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Serang yang telah merealisasikan revitalisasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Serang. Mudah-mudahan taman ini nantinya bisa kembali menjadi tempat berkumpul dan berkegiatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya revitalisasi ini, warga berharap Taman Kota Ciruas tidak berhenti sebatas perubahan fisik. Lebih dari itu, taman diharapkan kembali menjadi ruang publik yang hidup, aman, terang, terawat dan mampu menampung berbagai kegiatan positif masyarakat Ciruas. (Red/Daud)


























