Forkot, Pandeglang — Tim Dosen Pulang Kampung Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University mengadakan kegiatan edukasi gizi berbasis pangan lokal di Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 13.00–15.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk “Smart MBG: Intervensi Berbasis Edukasi Digital dan Menu 10 Ribu Bergizi untuk Perubahan Perilaku Konsumsi Gizi pada Ibu Balita dan Kader Posyandu di Wilayah Pedesaan”. Tim dipimpin oleh Resa Ana Dina, S.K.M., M.Epid, didampingi tiga mahasiswa: Salma Sabrina Nugraheni, Sultan Riadhi Al Kautsar, dan Vini Alvionisa Dwi Sepriyani.
Pemenuhan gizi seimbang masih menjadi tantangan di Desa Kadumadang. Padahal, desa ini kaya akan bahan pangan lokal yang murah dan mudah didapat, namun belum diolah menjadi menu bergizi yang menarik bagi anak. Keterbatasan pengetahuan tentang pengolahan makanan bergizi dan kurangnya media edukasi yang mudah dipahami menjadi penyebab utamanya.
Untuk mengatasi hal tersebut, tim menjalankan tiga kegiatan: menyusun buku panduan menu, melakukan demonstrasi memasak langsung, dan membuat video edukasi.
Buku panduan memuat resep bergizi berbahan pangan setempat — mulai dari beras, jagung, ikan, ayam, tahu, tempe, hingga berbagai sayuran dan buah — yang disesuaikan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Buku ini tetap dapat digunakan warga dan kader posyandu setelah kegiatan selesai.
Pada sesi demonstrasi memasak, sebanyak 23 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu balita, ibu menyusui, dan enam kader posyandu belajar langsung membuat menu bergizi seperti nasi tim, sayur bayam wortel, serta pancake bayam pisang yang disukai anak-anak. Kegiatan juga mengajarkan kebersihan dan keamanan makanan.
Selain itu, tim menyusun video edukasi yang menampilkan cara membuat menu makan utama dan selingan. Video ini dapat ditonton kapan saja agar jangkauan edukasi lebih luas.
“Warga sangat antusias. Hasil masakan juga bisa dicoba langsung, dan anak-anak menyukainya,” ujar Resa Ana Dina.
Dengan adanya buku, praktik langsung, dan video, tim berharap warga Desa Kadumadang makin terampil memanfaatkan pangan lokal, mendorong kemandirian pangan keluarga, serta membantu mencegah stunting di Kabupaten Pandeglang. (Red)


























